HP. 0856-0196-7147

PENCARIAN

Selasa, 06 Desember 2016

PTK SMP 213 : Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa Menulis Teks Berbentuk Procedure Melalui Model Pembelajaran Make A Match Di Kelas IX SMP xxx

ABSTRAK

Penguasan materi pelajaran Bahasa Inggris dalam jenjang SMP meliputi empat keterampilan berbahasa, yaitu: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Semua itu didukung oleh unsur-unsur bahasa lainnya, yaitu: kosa tata, tata bahasa dan pronunciation sesuai dengan tema sebagai alat pencapai tujuan. Dari ke empat keterampilan berbahasa di atas, Writing (menulis)  merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang dirasa sering menjadi masalah bagi siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa tentang mengungkapkan makna dalam langkah retorika dalam essai pendek sederhana dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk procedure pada semester 2 sebanyak 60% siswa masih berada di bawah KKM (kriteria ketuntasan minimal). Permasalahan tersebut sangat menarik perhatian penulis untuk mencoba memaparkan topik analisa terhadap kemampuan siswa menulis teks berbentuk posedur melalui model pembelajaran make a match.
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas IX A SMP XXX dengan jumlah siswa sebanyak 41 siswa.  Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan melalui MGMP program BERMUTU yang pada pelaksanaannya peneliti sebagai Guru Model berkolaborasi dengan 5 orang guru Bahasa Inggris yang tergabung dalam kelompok guru yang mengajar di kelas IX. Waktu pelaksanaan pada Bulan Februari  sampai dengan Maret 2010 atau pada semester 2.
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan, Siswa dapat melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan komunikasi dengan mengemukakan gagasan, pendapat dan perasaannya secara sederhana baik lisan maupun tertulis. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi/ pengamatan dan pemberian test performance siswa dengan bentuk test tulis.
Dari penelitian yang telah dilaksanakan, hasil pengamatan mengindikasikan bahwa 29 dari 41 siswa (70,73%) terlihat aktif dalam proses pembelajaran. Nilai siswa hasil dari evaluasi test tulis hanya 1 orang siswa (0,22%) saja yang masih belum mencapai KKM (kriteria ketuntasan minimal). Nilai post test siswa berupa evaluasi individu melalui Lembar Kerja Siswa menunjukan Sebanyak 3 siswa (0,07%) mendapat nilai C ‘good’, 17 siswa (0,41%) mendapat nilai D ‘fair’, 20 siswa (0,49%) mendapat nilai E ‘poor’
Akhirnya penulis menyimpulkan berdasarkan penjelasan pada pembahasan diatas bahwa tujuan penelitian yang telah dilaksanakan mengalami keberhasilan. Dengan kata lain, impelmentasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berbentuk prosedur dan meningkatkan aktifitas siswa dalam proses pembelajaran.



DAFTAR PUSTAKA

Anita  Lie. Cooperative Learning. Jakarta: PT. Gramedia , 2005
Arikunto, Suharsimi. 2005. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Dirjen PMPTK.
Kemmis, S. dan Taggart, R. 1988. The Action Research Planner. Deakin:
Deakin University.
            Mulyana, Slamet.2007. Penelitian Tindakan Kelas Dalam Pengembangan
Profesi Guru. Bandung: LPMP.
Mulyasa. (2003).  Kurikulum Berbasis Kompetensi, Konsep, Karakteristik dan
Implementasi.  Bandung : Remaja Rosda karya.
Suhardjono et.al. 2005. Pedoman Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Di Bidang
Pendidikan Dan Angka Kredit Pengembangan Profesi  Guru.
Jakarta: Dirjen Dikgu dan Tentis.
Stringer, R. T. 1996. Action research: A handbook for practitioners. London
International Educational and Profesional Publisher.
            Wibawa, Basuki. 2003. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdiknas
Dirjen Pendasmen Dirtendik: 2003.




Buku-Buku Referensi diatas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi / sms ke HP 0856 0196 7147





Minggu, 27 November 2016

PTK SMA 112 : Upaya Pencapaian Ketuntasan Belajar Melalui Tindakan Remedial Dengan Metode Pemberian Tugas Dalam Pembelajaran Sosiologi di Kelas X Semester Ganjil SMA XXX Tahun Pelajaran 2007/2008 (Sosiologi)

ABSTRAK



Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya nilai pembelajaran Sosiologi siswa kelas X semester ganjil Sekolah Menengah Atas XXX, oleh karena itu dalam penelitian ini dibahas tentang upaya pencapaian ketuntasan belajar melalui tindakan remedial dengan metode pemberian tugas dalam pembelajaran sosiologi di kelas X semester ganjil SMA XXX.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas  tindakan remidial dengan menggunakan metode pemberian tugas sebagai upaya Pencapaian ketuntasan belajar pada bidang studi Sosiologi di Kelas X Semester Ganjil SMA XXX.
Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa serta lembar evaluasi belajar yang terdiri dari tes obyektif. Analisa data menggunakan rumus sederhana yaitu persentase (%).
Dari hasil analisa data menunjukkan tindakan remidial dengan menggunakan metode pemberian tugas pada bidang studi Sosiologi di Kelas X Semester Ganjil SMA XXX mencapai ketuntasan belajar siswa; Hal ini dapat dilihat dari prosentase rata-rata prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (78,00%), siklus II (85,00%), siklus III (95,00%).

Simpulan dari penelitian ini adalah tindakan remidial dengan menggunakan metode pemberian tugas pada bidang studi Sosiologi di Kelas X Semester Ganjil SMA XXXTahun Pelajaran 2007/2008 dapat dijadikan upaya dalam mencapai ketuntasan belajar.


DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, Abu. 1978. Didaktik Metodik. Semarang: PT Toha Putra.
Ali, Muhammad. 1987. Guru dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Rosdakarya.
Arikunto, Suharsimi. 1992. Metode Penelitian. Jakarta: PT Bina Aksara.
Depdikbud. 1994. Petunjuk Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar. Jakarta.
Hasi, Sutrisno. 1991. Evaluasi Belajar Mengajar. Surakarta: UNS.
I.I Pasaribu. 1982. Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Tarsito.
Ischak Dkk. 1987. Program Remidial dalam Proses Belajar Mengajar . Yogyakarta : Liberty.
Purwanto, ngalim. 1984. Psikologi Pendidikan. Bandung.
Sudirman AM. 1987. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.
S. Winkel. 1982. Psikology Pengajaran. Jakarta: PT Grasindo.
Usman, Uzer. 1984. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.




Buku-buku Referensi di atas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/ sms ke HP. 0856 0196 7147


Senin, 07 November 2016

PTK SD 214 = Pd 879 : Upaya Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Melalui Pendekatan Realistic Mathematic Education (PTK Di SD XXX Tahun Ajaran 2009/2010)

ABSTRAK


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan Realistic Mathematic Education dan mengetahui hasil belajar siswa dengan pendekatan Realistic Mathematic Educations. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN XXX yang berjumlah 28 siswa. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, catatan lapangan, dokumentasi, dan review. Penelitian ini merupakan tindakan kelas yang bersifat kolaboratif antara peneliti, guru matematika, dan kepala sekolah.
Analisis data secara diskriptif dengan prosentase. Hasil penelitian tindakan kelas ini menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan yaitu peningkatan kemampuan siswa dalam mengajukan dugaan sebanyak 11 siswa (39,28%) pada putaran I, 13 siswa (46,43%) pada putaran II, pada putaran III sebanyak 15 siswa. Siswa yang mampu memanipulasi matematika sebanyak 9 siswa (32,14%) pada putaran I, 11 siswa (39,28%) pada putaran II dan 15 siswa (53,57%) pada putaran III. Siswa yang  mampu menarik kesimpulan dari pernyataan meningkat sebanyak 11 siswa (39,28%) pada putaraan I, 1,15 siswa (53,57%) pada putaraan II dan 18 siswa (64,28%) pada putaraan III. Kemampuan dalam memeriksa kesahihan suatu argumen sebanyak 10 siswa (35,71%) pada putaraan I, 14 siswa (50%) pada putaran II, 16 siswa pada putaran III, kemampuan siswa dalam menentukan pola/sifat dari gejala matematis meningkat  pada putaran I sebanyak 13 siswa (46,43%), 15 siswa (53,57%) pada putaran ke II dan pada putaran III sebanyak 16 siswa (57,14%). Jumlah siswa dalam mengerjakan  soal dengan benar sebanyak 10 siswa (35,71%) pada putaran I, 12 siswa (42,85%) pada putaran II dan 15 siswa (53,57%) pada putaran III dan ketrampilan dalam menggunakan alat peraga meningkat pada putaran I, sebanyak 8 siswa (28,57%), 10 siswa (35,71%) pada putaran II dan 13 siswa (46,43%) pada putaran III. Hasil data tersebut bahwa hasil belajar siswa meningkat. Dengan adanya peningkatan kelima aspek tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika juga mengalami peningkatan yang cukup berarti.


Kata kunci : kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, realistic




DAFTAR PUSTAKA

Agustina, Tika. 2007. Upaya Peningkatan Aktivitas Berpikir Kritis Melalui Pengorganisasian Tugas Terstruktur dan Kuis. Skripsi. (tidak dipublikasikan): UMS.
Aqib, Zainal. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Azwar, Syaifudi. 1992. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Signa Alfa.
Fauziningrum. 2006. Peningkatan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Problem Solving. Skripsi (tidak dipublikasikan). UMS.
Gunawan, Adi W. 2004. Genius Learning Strategy. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Harsanto, Radno. 2005. Melatih Anak Berpikir Analitik, Kritis dan Kreatif, Jakarta: Gramedia.
Mahaningrum, D. Sari. 2007. Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Matematika melalui Collaborative Learning. Skripsi (tidak dipublikasikan): UMS.
Marpaung. 2003. Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Alam Disampaikan Pada Seminar Nasional Pendidikan Matematika dan Lomba Matematika di Universitas Muhammadiyah Surakarta tanggal 24 Februari 2003.
M. Klafid, dkk. 2008. Pembelajaran Matematika: Untuk Sekolah Dasar Kelas III. Jakarta: Erlangga.
Panca Helena. 2003. Perubahan Paradigma Pembelajaran Matematika Dari Paradigma Mengajar ke Paradigma Belajar. Disajikan Dalam Seminar Nasional Pendidikan Matematika yang Diselenggarakan Pusat Studi Pembelajaran Matematika Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Tanggal 27-28 Maret 2003.
Sagala, Syaiful. 2003. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfa Beta.
Siti M. Amin, dkk. 2008. Matematika SD di Sekitar Kita: Untuk Sekolah Dasar Kelas III. Semester 2. Jakarta: Esis.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sumarno. Ig. 2002. Matematika 3 Mari Berhitung: Untuk Sekolah Dasar Kelas 3. Jakarta: Depdiknas.
Wiriaatmadja, Rochiati. 2006. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja Rosdakarya.




Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/ sms ke HP. 0856 0196 7147



Minggu, 02 Oktober 2016

SKRIPSI PSIKOLOGI PS-010 : Hubungan Antara Kecerdasan Ruhaniah Dengan Altruisme Pada Mahasiswa

INTISARI


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan positif antara kecerdasan ruhania dengan altruisme pada Mahasiswa. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kecerdasanruhaniah dengan  altruisme pada mahasiswa. Semakin tinggi kecerdasan ruhaniah maka semakin tinggi altruismenya. Sebaliknya semakin rendah kecerdasan ruhaniah maka  altruismenya  rendah.
Subjek penelitian ini adalah Mahsiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia. Jumlah subjek penelitian ini adalah 100. Teknik pengambilan data yang dipakai pada penelitian ini dengan metode angket atau skala sebagai alat tes, untuk  skala untuk skala kecerdasan ruhaniah dirancang oleh peneliti sendiri berdasarkan aspek-aspek kecerdasan ruhaniah dari Tasmara (2001). Yang berjumlah 32 aitem. Sedangkan untuk skala altruisme peneliti mengadaptasi dari penelitian Adhim (2001), yang berjumlah 40 aitem, mengacu pada aspek-aspek perilaku altruistik,
Metode analis data yang dilakukan dalam penelitian ini mengunakan fasilitas program SPSS 10,5 for window, untuk menguji apakah ada hubungan positif antara kecerdasan ruhaniah dengan altruisme. Korelasi Product moment dari Karl Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = 0,489 (p = 0,000< 0,01). Yang artinya ada hubungan positif antara kecerdasan ruhaniah dengan altruisme pada Mahasiswa Fakultas Psikologi. Jadi hipotesis diterima.


Kata kunci : Kecerdasan ruhania , Altruisme


DAFTAR PUSTAKA

Adhim, F.M. 2001, Hubungan Antara Orientasi Religius Dan Perilaku Menolong Altruistik Pada Remaja Muslim. Skripsi (tidak diterbitkan) Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.
Agustian, Ari.G. 2001. Rahasia Sukses Membagun Kecerdasan dan Spiritual Berdasarkan Rukun Iman dan Rukun Islam. Jakarta : Penerbit Arga.
Andrianto, S. 1999. Hubungan kematangan Beragama  dengan Intensi Prososial pada Mahasiswa Fakulta Psikologi Universitas Islam Indonesia . Skripsi (tidak diterbitkan). Yogyakarta : Fakultas Psikologi UII.
Niken, I. LNH.1998, Seni: Wahana Untuk Menajamkan Rasa Dan Memintarkan Emosi. Journal Psikolologika, Hal.19-25, No 5, Tahun III. Yogyakarta.
Jalaludin, 2002, Psikologi Agama (edisi revisi). Jakarta : PT.Raja Grafindo Persada.
Sears, D,O. et, al. 1991. Psikologi Sosial 2 Edisi Kelima. Jakarta  Penerbit: Erlangga.  
Tasmara, T. 2001, Kecerdasan RUHANIAH (Transendental Intellgensi). Jakarta : Gema Insani.

Shihab, Q. 1996. Wawasan Alqur,an Tafsir Maudhu’i Atas Pelbagai Persoalan Umat. Mizan : Bandung.



Buku-buku referensi di atas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/ sms ke HP. 0856 0196 7147





Rabu, 28 September 2016

PTK SD 216 = Pd 909 : Peningkatan Kreativitas Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Quantum Learning Pada Siswa Kelas IV Semester 1 SD XXX Tahun 2012/2013

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kreatifitas dalam matematika melalui metode Quantum Learning. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri XXX yang berjumlah 14 siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan wawancara. Teknik uji validitas data menggunakan catatan observasi yang berupa chek list. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskripstif kualitatif yang terdiri dan 4 komponen, yaitu: Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian meliputi tahap: identifikasi masalah, persiapan, penyusunan rencana tindakan, implementasi tindakan, observasi, dan refleksi. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dan empat tahap, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam kreatifitas siswa dalam matematika. Adapun peningkatan hasil dapat dilihat dan perolehan kreatifitas siswa dalam matematika yang meningkat dan siklus I dan siklus II. Pada siklus I persentase ketuntasan hasil belajar siswa dalam kreatifitas matematika 79% atau 11 siswa dan pada siklus II sebesar 86% atau 12 siswa. Hal ini membuktikan bahwa dengan penerapan metode Quantum Learning mampu meningkatkan kreatifitas siswa dalam matematika.


Kata kunci: Kreatifitas siswa dalam Matematika, Quantum Learning.



Daftar Pustaka

Asep Hery Hermawan, dkk. 2007. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta: Universitas Terbuka.
Asrori, Muhammad. 2007. Psikologi Pembelajaran. Bandung: CV.Wacana Prima.
Ari Astuti. 2008. Ayo Belajar Matematika. Jakarta: Pusat Pembukuan Depdiknas.
Hari Ane Johnson (Dani Dharyani) 2008. Pengajaran Yang Kreatif dan Menarik, Jakarta: PT Macanan Jaya Cemerlang.
Mulyani Sumantri. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Universitas Terbuka.
Muhsetya, Gatot. 2007. Pembelajaran Matematika SD. Jakarta: Universitas terbuka.
Rubiyanto, Rubinaa. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Surakarta: Qinant.
Ruseffendi. 1997. Pendidikan Matematika. Jakarta: universitas Terbuka.
Sulhan, Najib. 2006. Managemen Pembelajaran Guru. Surabaya: SIC
Suwandi, Joko. 2011. Penelitian Tindakan Kelas.Surakarta: Qinant.
Sumatno. 2003. Pemantapan Kemampuan Mengajar. Jakarta: Universitas terbuka.

Sulhan,Najib. 2006. Model Pembelajaran. Surabaya: (Surabaya Intelektual Club).



Buku-buku referensi di atas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/ sms ke HP. 0856 0196 7147





Kamis, 15 September 2016

Skripsi Kesehatan Kd 011 : Kadar Kolestrol Darah Total Dan Gambaran Histopatologi Jantung Dan Paru-Paru Ayam Pedaging (Gallus domestica) Galur Arbor Acress Umur Empat Dan Enam MInggu

INTISARI

Telah dilakukan penelitian mengenai kadar kolesterol darah total dan gambaran histopatologi arteri koronaria dan arteri pulmonalis pada ayam pedaging (Gallus domestica) dari galur Arbor Acress yang diperoleh dari pabrik Charoend Phokpand Farm umur 4 minggu daij umur 6 minggu selama 6 bulan dengan menggunakan dua puluh ekor ayam pedaging yang dipelihara mulai dari day old chick (DOC). Pakan yang diberikan pada ke dua puluh ayam tersebut tidak ada perbedaan yaitu mulai dari DOC harrya diberi pakan BR-2 sampai umur 4 minggu dengan pola makan dan minum ad libitum, kemudian sepuluh ekor dibunuh dengan cara memotong lehernya dan diambil organ paru-paru dan jantung untuk sampel. Kemudian ayam yang sepuluh lagi sesudah selama empat minggu diberi pakan BR-1 diteruskan dengan BR- 2 selama dua minggu dengan pola makan dan minum ad libitum, kemudian dibunuh dan diambil organ paru-paru dan jantung untuk sampel.
Setelah dilakukan pengamatan histologi potongan melintang arteri pulmonalis ayam umur 4 ming,gu, sel-sel endotel pembuluh darah masih tampak utuh dan tidak terdapat lesi pada sel-sel endotelnya, perubahan berupa vakuola lemak pada tunika intima, tunika media dan adventisia tidak tampak adanya perubahan. Pada ayam yang berumur 6 minggu dapat diamati bahwa sel-sel endotel sebagian tidak tampak, vakuola sel lemak terdapat di tunika intima dan adventisia sehingga tunika media tampak menyempit. Gambaran histopatologi potongan melintang arteri koronaria ayam umur 4 minggu terlihat sel-sel endotel utuh, tunika intima tersusun teratur secara paralel terhadap sumbu panjang pembuluh darah dan sel otot polos tunika media tersusun teratur, demikian juga tunika adventisia. Pada gambaran histopatologi ayam umur 6 minggu menunjukkan bahwa sel-sel endotel pembuluh darah tidak teratur serta terdapat vakuola sel lemak pada tunika intima.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar kolesterol darah total ayam umur 6 minggu (146,292 ± 45,396 mg/dl) lebih tinggi dibanding ayam umur 4 minggu (102,896 ± 22,894 mg/dl). Dari gambaran histopatologi dapat diketahui bahwa lesi aterosklerotik terlihat pada ayam umur 6 minggu.



DAFTAR PUSTAKA
 
Abdulrachman, N., 1988. Beberapa pandangan masalah penyakit jantung Koroner dan Hipertensi. Hal ; 133.
Anonim, 1985. Petunjuk Tehnik Usaha Ayam Buras. Direktorat Jenderal Peternakan. Direktorat Bina Usaha Petani Ternak dan Pengolahan Hasil Pertanian, Jakarta. Hal : 1-7 dan 23-31.
Assman G., 1982. Lipid Metabolism and Atherosclerosis. Central Laboratory of Medical Facnety, University of Munster and Institute for Arteriosclerosis Research at the University of Munster Federal Replubic of Germany. Pp : 1-66.
Banks, W. J., 1981. Applied Veterinary Histology. 1st Edition. William and Will.-ins Company, Baltimore, London. Pp : 308, 424-439, 454.
Boyd, S, G., and Oliver, M., 1958. The Physiology of The Circulating Cholesterol and Lipoproteins in Robert P. Cook. Cholesterol : Chemistry, Biochemistry, and Pathology. Academic Press INC. New York. Pp : 188­190.
Boyd, W., 1953. A Textbook of Pathology. Lea and Febiger, Philadelphia Pp : 355­379.
Brewer, H.B; Schaefer, E. J., Zech, L.A and Osborne, J. C., 1979. Human Plasma Lipoproteins and Corony Disease. Gerhard Witzstrock Publishing House, New York. Pp : 8-15.
Frandson, R. D., 1986. Anatomi dan Fisiologi Ternak. Diterjemahkan oleh Hartono, R. (judul asli : Anatomy and Phisiology of Farm Animals). Edisi ke empat. Gadjah Mada University Press. Hal : 507-5 10.
Getty, R., 1975., The Anatomy of The Domestic Animals. 5th Edition. W. B. Sounders Co., Philadelphia and London, Toronto. Pp :134, 1902.
Guyton, J. R and Gotto A. M., 1992. The Pathogenesis of Atherosclerosis : Lipid Metabolism in Vascular Medicine. Little Brown and Company, Boston/ Toronto/London. Pp :345-365.
Hasler, C. M., Backer, RH., Mela, D. S., Etherton, K.P. M., 1987. Exercise
Attenuetes Diet Induce Athesrasklerosis in Adult Rat
. Pp : 486.
Hutasoit, R., 1998. Kadar Kolesterol Total dan Gambaran Histopatologi Otak dan Aorta Ayam Pedaging Umur 4 Minggu dan 6 Minggu. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Irawan, B. dan Poestika, 1977. Hubungan Hiperlipemia Dengan Penyakit Jantung Koroner. Ilmu Kedokteran. Penerbit PT. Gramedia Jakarta. Hal : 54-70.
Iversen, O. H., 1974. Basic Text in Pathology. Universitas Foslaget, Oslo, Horway. Pp : 372, 376, 377.
Kertohoesodo, S., 1982. Memelihara Jantung Sehat. Penerbit Citra Budaya, Jakarta. Hal : 74.
Kowalski E, R, 1990. Cholesterol & Children : A. Parents Guide to Giving Children a Future Free of Heart Disease. Harper & Row Publisher, New York
Linder, C., M., 1992. Bikimia Nutsrisi dan Metabolisme. Diterjemahankan oleh Paraksi, A. (judul asli : Biochemistry Nutrition and Metabolism). Penerbit Universitas Indonesia Press. Hal : 61-69.
Mangkoewidjojo, S., Pranowo, J., Nitisuwirjo, S., Noor, Z., 1982. Pengaruh Tempe Dalam Ransum Makanan Terhadap Kadar Kolesterol Dalam Serum Darah Tikus. Direktorat Pembinaan Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat.
Mangkoewidjojo, S., Hariono, B., Widyarini, S., Santoso, E. B., 1992. Upaya Mencegah Aterosklerosis Dengan Pemberian Kunyit. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Pusat Fasilitas Bersama Antar Universitas/UIC. Hal : 5, 12.
Martin D. W., P. A. Mayes and V. W. Rodwell., 1987. Biokimia. Edisi ke- 20. EGC Jakarta. Alih Bahasa : Dharma, A., A. S. Kurniawan. Hal : 258-272, 278­284.
Maximow, A, A., and Bloom, W., 1957. A Textbook of Histology, 7th Edition, W. B. Sounders Co, Philadelphia London. Pp : 435-437.
Montgomery, R., Robert, L. D, Thomas, W. C, dan Arthur, A. S., 1983. Biokimia, Suatu Pendekatan Berarientasi Khusus. Diterjemahkan oleh Ismadi, M. (judul asli : Biochemistry A Case Oriented Approach). Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. Hal : 21-23.
Murtidjo B. A, 1993. Pedoman Beternak Ayam Broiler. Edisi ke-5. Kanisius Press. Yogyakarta.
Pick, R. and Kats, N., L., 1965. The Morpholagy of Experiental, Cholesterol and Oil Induced Atherosclerosis in Chick. In Robert, C. J. and Straus, R, editor. Comparative Atherosklerosis. Medical Devision Harper, Row Publisher, New York. Pp : 77-79.
Poedjiadi, A., 1994. Dasar-Dasar Biokimia. Penerbit Universitas Indonesia. Hal : 74, 276, 296.
Rastogi, S. C., 1984. Essential of Animal Physiology. Wiley Eastern Limited. New Delhi, Bangalone Bombay, Calcuta.
Ressang, A. A, 1984. Patologi Khusus Veteriner. Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor. HaI : 193, 198, 201, 221-223, 226, 265-266.
Robert, P.C., 1958. Cholesterol : Chemistry, Bhiochemistry, and Pathology. Academic Press INC. New York. Hal : 6-9.
Romanoff, A.L, and Romanoff A.J., 1963. The Avian Egg. 2nd Edition. John Willey and Sons, Inc., New York
Ross, R., 1993. Atherosclerosis : A Differense mechanisme Gone Awry. American Journal of Pathology, vol. 143. Pp : 987-1002.
Runnells, R., and Monlux, W., 1965. Principle of Veterinary Pathology. 7th Edition. The Iowa State University Press, Ames, Iowa, USA. Pp : 444, 449, 456­458.
Siller, W.G., 1965. Spontaneous Atherosklerosis in The Fowl. In Robert, C. J. and Straus, R., editor. Comparative Atherosclerosis. Medical Devision Harper and Publisher, New York. Pp : 73, 74.
Sisson and Grossmans. 1953. The Anatomy of Domestic Animals. 5th Edition. Philadelphia, London, Toronto. Pp : 454-461.
Sitepoe, M. D., 1993. Kolesterol Fobia Keterkaitannya Dengan Penyakit Jantung. PT. Gramedia, Jakarta.
Smith, H. A., and Jones, T. C., 1961. Veterinary Pathologi. Lea and Febiger Philadelphia. Pp : 791.
Soliman, K.F.A., and Huston, T.M., 1974. Effect of Dietary Protein and Fat on Plasma Cholesterol Different Environmental Temperatures. Poultry Sci. Pp : 53,161-166.
Spektor, W. G., 1993. Pengantar Patologi Umum. Diterjemahkan oleh Nitisuwiryo, S., Harsoyo, Hana, A., dan Astuty, P. (judul asli : An Introduction to General Pathology). Edisi ke 3. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta Hal : 150-155.
Sutton, CD, Muir, W.M., and Mitchell, G.E.Jr., 1985. The Effect of Dietary C`hulestervl, Energy Intake, and Oxygen Consumption on Cholesterol Metabolism in Chick. Pp : 502-509.
Tilman A.D., 1983. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Cetakan ke-5. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Wardiatmo, T., Ridwan, E., 1989. Peningatan Kunsumsi Lemak Pada Golongan Ekonomi Tinggi serta Keterkaitannya dengan Peningkatan Penyakit Jantung Koroner. Medika. Hal : 10. 89.
Wilbraham, A.C., 1992. Pengantar Ilmu Kimia Organik dan Hayati, Institut Teknologi Bandung Press, Bandung. Hal : 441-454.
Winarno, F.G., 1984. Fats in Animal Nutrition. Butter Worth, London, Boston, Durban, Singapore, Sydney, Toronto, Wellington.
Wirahadikusumah, M., 1985. Biokimia Metabolisme Energi, Karbohidrat dan Lipid. Penerbit Institut Teknologi Bandung. Hal : 164-171.
Wiseman, F.G., 1984. Fats in Animal Mutrition. Butter Worth, London, Boston, Durban, Singapore, Sidney, Toronto, Wellington.
Yunus, 1992. Pemborosan Pakan Karena Hal Sepele. Ilmu Peternakan Indonesia. Hal : 26, 85.



Buku-buku referensi di atas dapat dibeli di TOKO BUKU RAHMA (KLIK)
Untuk mendapatkan file lengkap silahkan hubungi/ sms ke HP. 0856 0196 7147